Format Proposal Pendirian Usaha

FORMAT PROPOSAL PENDIRIAN USAHA

(JUDUL PROPOSAL PENDIRIAN USAHA)

A. PENDAHULUAN

1. Latar belakang pendirian usaha

2. Visi perusahaan

3. Misi perusahaan

B. TUJUAN

(tujuan didirikannya usaha tersebut)

C. KEPENGURUSAN

(struktur organisasi penanggung jawab perusahaan)

D. IDENTITAS PERUSAHAAN

1. Nama perusahaan

2. Alamat perusahaan

E. TENAGA KERJA

(nama, jumlah, jam kerja, & job description)

F. SARANA PRASARANA

(aspek bangunan, aspek peralatan kantor, aspek peralatan produksi, bahan baku dan kemasan, dan sarana penunjang lain. Lengkapi dengan layout bangunan dan tataletak ruang)

G. PETA PEMASARAN

(strategi pemasaran / rencana pendistribusian disertai data-data / layout yang mendukung / melengkapi dari rencana pemasaran yang akan dilakukan)

H. STUDI KELAYAKAN

(lihat format analisis usaha dalam Format Laporan)

I. ANALISIS SWOT

(uraikan SWOT dan analisislah sehingga dapat diambil langkah-langkah yang mendukung terwujudnya visi & misi)

J. KESIMPULAN

(beberapa simpulan data yang menjadikan perusahaan tersebut layak didirikan)

Responsi Praktikum

JADWAL PELAKSANAAN :

GOL.

TANGGAL

JAM

TEMPAT

A-1

28 Desember 2007

07.00 – 10.00

Lab. KWU

A-2

Lab. Biofarmasetika

B-1

12.30 – 15.30

Lab. KWU

B-2

Lab. Biofarmasetika

C-1

26 Desember 2007

12.30 – 15.30

Lab. KWU

C-2

Lab. Biofarmasetika

D-1

27 Desember 2007

08.40 – 11.40

Lab. KWU

D-2

Lab. Biofarmasetika

E-1

24 Desember 2007

08.40 – 11.40

Lab. KWU

E-2

Lab. Biofarmasetika

F-1

26 Desember 2007

08.40 – 11.40

Lab. KWU

F-2

TEKNIS PELAKSANAAN :

Ø Mahasiswa membuat proposal pendirian usaha salah satu produk (yang ada dalam buku petunjuk praktikum, silahkan tentukan sendiri)

Ø Proposal dibuat per kelompok, mahasiswa yang tidak turut berpartisipasi dalam pembuatan proposal harap tidak dicantumkan dalam cover proposal dan dinyatakan tidak ikut responsi

Ø Pada hari H pelaksanaan responsi (seperti jadwal di atas), proposal yang telah dibuat dikumpulkan 1 jilid kepada dosen jaga serta dipresentasikan untuk kemudian didiskusikan dengan peserta lain

Ø Penunjukan nomor urut presentasi, moderator serta presentatornya dilakukan secara undian

Ø Presentasi dilakukan dalam format Ms. Power Point menggunakan media LCD

Ø Alokasi waktu:

- persiapan : 5 menit

- presentasi : 15 menit

- diskusi : 25 menit

- evaluasi : 15 menit

ASPEK PENILAIAN :

Ø Nilai kelompok:

- Proposal : 40

- Presentasi : 60

* Cara penyammpaian : 20

* Media yang digunakan : 20

* Isi / Bobot penyampaian : 20

Ø Nilai individu:

- kedisiplinan

- keaktifan dalam diskusi

 

P4. Pemasaran Produk

KETENTUAN PELAKSANAAN P4:

Ø Mahasiswa mengajukan PROPOSAL DESAIN PEMASARAN kepada dosen pembimbing (pembagiannya sama dengan dosen korektor laporan), dan harus sudah di-Acc dosen yang bersangkutan selambatnya 3 hari sebelum hari H praktikum

Ø Unsur-unsur Proposal Desain Pemasaran sebagai berikut:

- Cover

- Judul : PROPOSAL PEMASARAN PRODUK KEWIRAUSAHAAN

- Kelompok dan nama-nama anggota kelompok

- Waktu pemasaran (= hari/tgl praktikum)

- Dosen pembimbing

- Nama stand

- Tempat stand

- Produk yang dijual (jenis dan jumlah)

- Harga masing-masing produk

- Strategi pemasaran yang digunakan (uraikan)

- Target/sasaran pasar

- Pesaing

Ø Lokasi pelaksanaan adalah Gedung K (Fak. Farmasi) lantai I, adapun tempat stand ditentukan oleh mahasiswa sendiri (pilih yang strategis). Setiap stand disediakan 1 meja dan 2 kursi

Ø Produk yang dijual adalah produk yang dibuat pada saat P1 sampai dengan P3, jumlah produk dapat diperbanyak sendiri

Ø Alokasi Waktu Praktikum P4:

- Absensi tetap dilakukan di Lab. KWU lt.2

- 30 menit persiapan

- 120 menit pemasaran

- 30 menit evaluasi

Ø Faktor Penilaian Praktikum P4:

- Kreativitas menghias stand (25)

- Kreativitas memasarkan produk (35)

- Kesesuaian penerapan strategi dengan konsep pada proposal (25)

- Kelayakan produk yang dijual (10)

- Jumlah produk yang terjual (5)

Total nilai = 100

(penilaian individu sama dengan praktikum sebelumnya)

————-Selamat Berkreasi—————-

Ketentuan Umum

Praktikum Kewirausahaan merupakan bagian tak terpisahkan dari mata kuliah Kewirausahaan. Praktikum ini diampu oleh 5 dosen:

1. Waskitho, S.Farm., Apt.

2. Esti Anumingrum, S.Farm., Apt.

3. Topiq Cqolik, S.Farm., Apt.

4. Arina Manasikana, S.Farm., Apt.

5. Dwi Haryani, S.Farm., Apt.

Dalam praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan teori-teori yang didapat dalam perkuliahan, dari mulai membuat produknya, membuat analisis usaha atas produk tersebut, hingga memasarkannya.

Materi perpraktikuman antara lain mencakup:

P1 – Membuat produk obat tradisional dan instan

P2 – Membuat produk kosmetik (lulur mandi dan cleansing milk)

P3 – Membuat produk makanan (yoghurt)

P4 – Marketing / memasarkan produk

diakhir praktikum, akan diadakan responsi berupa presentasi proposal usaha sebuah produk yang lengkap dengan analisis SWOT.

Sebelum acara praktikum dimulai, diadakan asistensi, yakni penjelasan mengenai teknis perpraktikuman. silahkan download slide asistensi disini

Praktikum berlangsung selama 3 jam, disini praktikan dibekali kemampuan membuat produk-produk yang layak dijual, dengan metode yang sederhana sehingga mudah untuk diterapkan. produk yang tekah dibuat selanjutnya dikemas dalam kemasan yang sudah sebelumnya dipersiapkan oleh masing-masing mahasiswa (tiap kelompok). dalam pembuatan kemasan, praktikan harus memperhatikan unsur-unsur yang harus terdapat dalam kemasan suatu produk sebagimana halnya kemasan obat tradisional yang sudah mendapat ijin, harus memperhatikan Permenkes No. 246 Tentang Ijin dan pendaftaran Obat Tradisional, selain itu dalam kemasan obat tradisional (jamu) harus mencantumkan logo jamu sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Badan POM

Laporan praktikum dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

download Format Laporan KWU

Beberapa literatur yang dapat dijadikan acuan belajar diantaranya adalah tentang Cara Produksi Obat Tradisional Yang Baik dan Lampirannya, Cara Produksi Pangan yang Baik, serta Cara Produksi Kosmetik yang Baik. Mahasiswa juga diharapkan mengenal bahan-bahan yang akan dijadikan produk obat tradisional, contohnya kriteria rimpang jahe harus memenuhi standard sesuai dalam Standard Nasional Indonesia

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.